Arthur Cek Feritin 

Setelah kurang lebih satu bulan Arthur di resepin Nutrinidrink oleh dsa subspesialis gizi, Arthur pun diminta untuk kontrol bertemu dsa sub gizi nya yaitu dr. Neti Nurani spA.

Baca : Arthur Meet The Pediatric Nutrition


Alhamdulillah setelah sebulan minum nutrinidrink berat badan Arthur akhirnya naik juga, sebelumnya sempat stuck 5 bulan di 8,4-8,6 kg dan sekarang sudah naik menjadi 9,2 kg.

Dokter neti menilai kenaikan berat badan Arthur sudah cukup bagus, tetapi beliau menyarankan agar Arthur cek feritin. Meskipun sebelumnya Arthur sudah cek hematologi  (haemoglibin, leukosit, trombosit, dkk) dan hasilnya bagus.

Tapi ternyata hasil hematologi bagus belum tentu feritin nya bagus, sehingga dr neti menyarankan agar bulan depan Arthur periksa feritin lagi, dan sekaligus cek ulang hematologi nya.

Aku pikir drama cek darah sudah selesai. Karena saat HB Arthur rendah dan kemudian diberikan vitamin zat besi rutin, HB nya pun sudah naik saat di review. dan saat itu dr rina bilang hasil cek darah nya cukup bagus sehingga tidak perlu cek feritin.

*) Feritin adalah kadar zat besi didalam darah.

Baca : Arthur ADB (Anemia Defisiensi Besi)

Tapi ternyata pendapat dokter berbeda-beda. Aku pun mengikuti saran yang terbaik saja, lebih baik memeriksa feritin Arthur agar mengetahui apakah Arthur benar-benar sudah bebas ADB. Sehingga tau apa saja yang harus dilakukan untuk membantu boost berat badannya.

*************************


Sekitar 2 minggu  setelah kontrol dengan dr Neti, aku pun bawa Arthur ke laboratorium klinik untuk cek darah.  Aku udah khawatir dia berontak, karena waktu cek darah yang sebelumnya dramaaaa bangetttt. Nangis, berontak, dan pelester bekas ambil darah di jarinya dia teken terus, sampai ganti pelester berkali-kali karena darahnya rembes dan perbannya copot terus.

Aku bawa Arthur cek ke prodia yang lumayan deket dari rumah. Kami kesana abis magrib, supaya abis itu Arthur terus tidur nggak rewel karena kesakitan abis diambil darahnya.


Arthur disarankan cek feritin dan hematologi. Ternyata darahnya diambil dari lipatan lengan, bukan dari jari karena kalo dari jari nggak cukup diambil sebanyak itu. Darah yang dibutuhkan sekitar 8cc (4tabung).  

Kemarin aja di jari drama banget, ini diambil di lipatan lengan dan cukup banyak bakal kayak gimana….

Dan, yang bener aja… Arthur pas diajak masuk ke tempat ambil darah langsung minta pulang aja 😂 “mau pulang aja, naik ke mobil aja” gitu katanya 😅

Akhirnya dengan sedikit dipaksa dibujuk rayu, Arthur mau diajak duduk dipangku eyangnya walaupun pake nangis kejer.

Awalnya perawat cek tangan kiri Arthur tapi nggak nemu pembuluh darahnya, akhirnya pindah ke kanan. Dan langsunglah di eksekusi tangan kanan Arthur , sampe dipegangin 4 orang.

Dia nangis kejer, pas jarumnya masuk dia teriak “huaaaaa saaakkiiiitttttt…. huaaaaaa buk dokter nakal..”

Sekitar 1-2 menit proses ambil darah nya. Alhamdulillah ngggak terlalu drama banget dibanding ambil darah yang sebelumnya. Dia cuma nangis teriak biasa kayak kalo imunisasi.

Setelah selasai ambil darah, dia dikasih kerupuk sama eyang nya terus diem nangisnya. Hahahahaha…

Tapi pelester buat nutup bekas ambil darah di tangannya lepas terus, ternyata emang nggak bisa nempel soalnya Arthur keringetan. Aku minta ditutup kapas atau kassa steril di perban gitu, eh di prodia nggak punya katanya. Untung aja bekas suntikannya udah langsung kering , darahnya udah nggak keluar lagi. Jadi nggak usah di pelester nggak apa-apa.

Hasil cek darah baru keluar paling cepet 2-3hari, kalau sudah keluar nanti aku dapet sms dari prodia untuk ngambil.

FYI, untuk cek feritin di prodia biayanya sekitar 270 ribu, dan cek hematologi 155ribu.

Aku udah kuatir dan cemas kalo Arthur bakalan sedikit rewel pasca diambil darahnya. Ternyata, dia kembali ceria seolah tidak terjadi apa-apa. Selama di mobil perjalanan pulang dia hepi hepi aja. Di rumah pun dia malah main manjat-manjatan segala.

*************************

2 hari kemudian, aku dapet sms dari prodia. Kalau hasil cek lab Arthur sudah keluar. Sore itupun aku langsung ke prodia untuk ambil cek lab nya. Dan langsung ke dr neti untuk mengkonsultasikan hasilnya.

Sampai di RSIA bhakti ibu, ternyata beliau sudah selesai praktek. Karena sampai sana sudah hampir jam 19.00.

FYI, jadwal praktek dr neti nurani spA subspesialis gizi anak di RSIA bhakti ibu setiap hari senin, rabu dan jumat jam 17.00-19.00. Kalau setiap siang beliau ada di RS Sardjito.

Tapi pak parkir bilang kalau dokter neti belum pulang,  sopirnya pun baru datang menjemput. kata pak parkir beliau sedang visit ke baby newborn di ruang bayi RS bersalin di seberang.

Bagi yang belum pernah ke RSIA bhakti ibu, gedung nya ini berhadap-hadapan dipisah kan jalan raya. Sebelah timur adalah RS khusus untuk bersalin, tempat Arthur dilahirkan dulu. Dan gedung sebelah barat adalah RS untuk bayi dan anak. Pemilik Bhakti Ibu ini adalah keluarga Prof Anwar SpOg yang memang sekeluarga seopertinya berprofesi dokter. Untuk orang jogja, mungkin sudah cukup familiar dengan beliau. Dokter kandungan yang sudah cukup senior.

Dibantu oleh pak parkir, akhirnya aku pun bisa bertemu dengan dr Neti. Padahal beliau udah mau pulang, tapi dicegat Arthur. Arthur mau minta konsultasi dulu. hehehe.. Dr Neti pun menyempatkan untuk memeriksa Arthur dulu sebelum pulang.



Hasil Tes Hematologi Lengkap Desember 2017

Hasil Tes Feritin Arthur Desember 2017




Alhamdulillah hasil cek feritin Arthur normal. Artinya Arthur sudah bebas ADB. Hasil Hematologinya pun cukup bagus meskipun HB dan leukositnya sedikit agak tinggi. Padahal Arthur lagi nggak demam, jadi tidak terlalu dimasalahkan.

Dokter Neti menyarankan agar menyetop pemberian vitamin zat besi nya. Dan untuk nutrinidrinknya, dr neti memberikan target agar 2 bulan ini bb Arthur naik sampai 10 kg setelah itu di stop pemberian nutrinidrinknya , dan bisa diganti susu yang lain. Kalau menurut dr Neti penggantinya nanti bisa ped**sure. Yang hampir seperti nutrinidrink tetapi tidak perlu pengawasan medis dan harganya juga dibawah nutrinidrink (padahal aku cek harganya ya hampir sama, selisihnya nggak jauh).



Arthur tidak perlu kontrol lagi, jika kenaikan bb nya sudah baik dan mencapai target yang diberikan beliau.

Tapi jika bb nya stuck dan susah naik lagi, baru diminta kembali menemui dr Neti lagi.

Untuk sementara kunjungan ke dsa sub gizi sudah selesai. Selanjutnya adalah kunjungan ke dsa sub tumbang, untuk konsultasi tumbuh kembang Arthur sekalian besok pas jadwal vaksin usia 2tahun.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *