Arthur Meet The Low Vision Therapist @ JEC

Hari ini Arthur ada janji dengan low vision therapist di JEC (Jakarta Eye Centre).Sewaktu kontrol tahunan dengan dokter florence manurung lalu, beliau menyarankan Arthur untuk dilakukan assesment di low vision centre JEC dan kami diberi kartu nama therapistya. Namanya pak agus.
Sebelumnya, aku WA ke pak agus dulu, untuk janjian kapan bisa ketemu beliau. Ternyata beliau langsung cepat merespon. Kami diminta mengamati Arthur mengenai apa saja yang bisa dia lihat. Misalnya cahaya, warna apa, benda dengan ukuran atau diameter berapa, serta arah sebelah mana yang dia lihat. Supaya hasilnya dapat didiskusikan saat pertemuan.

Sabtu ini kami pun ke JEC menteng. Berangkat dari rumah naik Kereta Commuter Line, dari stasiun kranji turun di stasiun cikini, lanjut naik bajaj ke JEC. Sebenernya deket dan bisa jalan kaki dari stasiun cikini ke JEC. Tapi pengen ngajakin Arthur ngerasain naik bajaj, sekalian ngenalin Arthur transportasi umum. 
Di JEC menteng, kami langsung menuju ke bagian low vision therapist di lantai 2 untuk bertemu pak agus.

Di awal pertemuan dengan pak agus, kami diperlihatkan mengenai sebuah film dokumenter mengenai kondisi seorang anak low vision. 

Aku tidak memperhatikan dan mendengarkan penjelasan pak Agus secara keseluruhan, karena Arthur nggak mau diem. Dia jalan kesana kemari dan harus selalu aku awasi. Ditambah dia belum tidur, jadilah dia sedikit rewel dan minta nenen. Akhirnya aku ajak Arthur ke ruang menyusui. Sementara itu papa Arthur mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh Pak Agus mengenai stimulasi penglihatan apa saka yang harus dilakukan yang juga bertujuan untuk mencari tahu sejauh mana sisa penglihatan Arthur. 

Pak Agus juga memberikan motivasi dan semangat untuk kami, agar menerima kondisi Arthur dan tidak merasa putus asa dengan kondisi Arthur tersebut. 

#Day9

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP #InstitutIbuProfesional #FamilyProject

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *