Hari Disabilitas Internasional / International Day Of People With Disability

Acara puncak perayaan hari disabilitas international tahun ini, diadakan di lingkungan candi Prambanan Yogyakarta. Dihadiri oleh ribuan penyandang disabilitas yang berasal tidak hanya dari Yogyakarta. Tadinya ada info bahwa Presiden Jokowi juga menghadiri acara tersebut, tapi sepertinya beliau berhalangan hadir karena mengikuti beberapa acara di Jakarta di hari itu.

Ibu menteri sosial RI, Ibu Khofifah yang sudah pasti akan menghadiri karena acara tersebut diselenggarakan oleh kementrian sosial RI. Selain itu, rencananya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X juga akan memberikan sambutan, namun sepertinya beliau juga berhalangan hadir sehingga diwakilkan oleh wakil gubernur DIY yaitu Sri Paku Alam X.

Hari Disabilitas Internasional sendiri, diperingati setiap tanggal 3 Desember. Disponsori oleh PBB sejak tahun 1992. Peringatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan  menginformasikan kepada masyarakat tentang isu-isu serta permasalahan yang berhubungan dengan kehidupan para penyandang disabilitas, Agar keberadaan mereka diakui dan juga diberikan kesetaraan, sehingga dapat memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.

Di sekeliling panggung utama, terdapat banyak booth. Ada booth yayasan, kerajinan, jualan, macem-macem deh pokoknya. Yang jelas banyak informasi yang berhubungan dengan disabilitas disana. Aku cuma mampir ke booth Balai Penerbitan Braille Nasional (BPBI) ABIYOSO, yang paling menarik menurutku. Karena dia memiliki mobil perpustakaan braille keliling. Tapi sayangnya, perpustakaan keliling tersebut seringnya muter di daerah Jawa Barat saja. Karena Yayasan ABIYOSO ini berpusat di Cimahi. Aku coba tanya – tanya, dan malah langsung ngobrol dengan Kepala BPBI ABIYOSO tersebut. Beliau menginformasikan jika mencari buku apa saja, bisa mengajukan permintaan ke BPBI ABIYOSO tersebut. Dan jika ada stok nya akan diberikan secara gratis. Karena BPBI ABIYOSO ini dibawah kementrian sosial RI, yang artinya lembaga milik negara sehingga buku braille yang diberikan pun digratiskan dan tidak diperjualbelikan, hanya untuk penyandang tuna netra.

baru pertama kali lihat secara langsung Atlas Braille dengan peta timbul

 

Sebelum acara inti dimulai ada sambutan dari Gubernur DIY yang diwakili oleh wakil gubernur. Dan juga sambutan dari ketua perkumpulan penyandang disabilitas indonesia, yang menyuarakan penyetaraan hak-hak difabel. Sesuai dengan UU no.8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Beliau memberikan pesan kepada masyarakat Indonesia untuk membentuk masyarakat yang ramah disabilitas, inklusi dan turut serta untuk memberikan aksesibilitas kepada para penyandang disabilitas. Menurut hak dasar penyadang disabilitas yang harus dipenuhi antara lain :

  • Hak pendidikan : Misalnya sekolah inklusi untuk ABK
  • Hak kesehatan : BPJS yang bisa mengcover kebutuhan kesehatan para penyandang disabilitas
  • Hak ekonomi : Baik tenaga kerja maupun kewirausahaan
  • Aksesibilitas : Fasilitas umm, sarana dan prasarana yang mendukung para penyandang disabilitas

Menurutku, pemerintah Indonesia sebetulnya sudah cukup baik dalam memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas. Namun permasalahannya masih saja pada stakeholder yang terkait, apakah bisa berjalan mulus sesuai rencana dari pemerintah pusat? –> ini kalau mau lanjut dibahas, aku tak buka buku – buku jaman kuliah dulu ya. Tentang bagaimana membuat kebijakan sosial. Dateng di acara tersebut, bikin aku nostalgia sama materi kuliah dulu. Hahaha… 


Tahun ini tagline yang diusung adalah “menuju masyarakat inklusi, tangguh dan berkelanjutan”.

Inklusi adalah masyarakat yang  ramah disabilitas, ramah perilaku, dan mendukung aksesibilitas.

Tangguh, maksudnya penyandang disabilitas adalah manusia yang tangguh karena pada dasarnya Tuhan tidak memberikan seseorang suatu cobaan, tetapi Tuhan melihat kemampuannya bahwa dia mampu dan tangguh untuk menjalaninya.

Berkelanjutan, maksudnya advokasi harus berlanjut dan berkesinambungan karena merupakan bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs), yang merupakan kelanjutan dari Millenium Development Goals (MDGs). —> Ini juga materi jaman kuliah banget. Aku dah lupa. Kalo mbahas ini ama papanya Arthur aja deh, yang kerjaannya nggak jauh dari pembahasan seperti ini.Hahaha

Kira  kira begitulah yang disampaikan saat pembukaan acara. Di Acara tersebut juga menampilkan kesenian dari siswa SLB kulonprogo berupa tarian. Dan juga ada penyerahan syair lagu hymne disabilitas dan peta tactile braille NKRI ke Ibu Khofifah selaku menteri sosial RI.

Di acara tersebut ada simulasi penaggulangan bencana oleh Tagana dan difabel siaga bencana (difagana). Komunitas difagana bersinergi dengan tagana pada saat terjadi bencana.  Difagana memilik tugas untuk membuat posko pengungsian, mendirikan tenda pengungsian, membentuk dapur umum, serta mengelola Logistik dan bantuan. Sayangnya aku nggak bisa lihat saat simulasi berlangsung, karena orang – orang pada banyak yang maju ke depan buat nonton. Yang jelas, keren! Para penyandang disabilitas pun masih bisa membantu orang lain disaat terjadi bencana. Padahal kalau dibayangin, mereka sendiri sebenarnya yang butuh bantuan tapi pada kenyataannya, mereka luar biasa. Disabilitas tidak membatasi mereka dalam beraktifitas sosial. Disabilitas bukanlah akhir dari segalanya.


Sebenernya, aku pengen dengerin speech nya ibu Mensos di hari disabilitas Internasional ini, tapi keburu sore dan agak mendung takut keburu hujan. Akhirnya aku pulang aja, Arthur juga malah bobok.

Oiya, saat rombongan Mensos dan Wagub DIY datang, Arthur diajakin eyangnya nyempil-nyempil. Banyak orang dan wartawan yang mendekati, untuk sekedar foto atau interview. Aku nggak bisa ikutan nyempil, tapi eyangnya Arthur nekat banget dan ternyata ngedeketin Ibu Khofifah, aku takut Arthur dan Eyangnya disuruh minggir sama ajudan – ajudan. Hahahhahaa… Eh malah Arthur di sun, di cium sama Bu Khofifah. Eyangnya padahal deketin cuma mau bilang, mnta doanya untuk Arthur. Bu Khofifahnya tanya, ini namanya siapa sambil cium Arthur.

Ini videonya, ada di instagram. Tapi ketutupan orang – orang karena aku males nyempil sebenernya. Disitu banyak penyandang disabilitas juga, biar prioritasin mereka di bagian depan. Hehehe…

 https://www.instagram.com/p/BcMZI5znHRq/

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *