Kangaroo Mother Care (KMC)

Kangaroo Mother Care (KMC) atau Perawatan Metode Kanguru (PMK) sangat disarankan sekali dilakukan kepada bayi prematur. Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari KMC ini daripada hanya mengandalkan peralatan inkubator saja. Setelah bayi diperbolehkan pulang ke rumah, lebih baik dan sangat disarankan untuk melakukan KMC saja daripada menggunakan inkubator rumahan. Karena saat bayi diperbolehkan pulang (bukan pulang paksa) artinya kondisi bayi sudah baik dan stabil. Tidak pelu menggunakan inkubator segala. Inkubator rumahan sebetulnya juga memiliki resiko. Karena inkubator adalah peralatan medis, sehingga harus diawasi penggunaannya oleh tenaga medis. Pernah denger berita tentang bayi yang gosong karena berada di dalam inkubator kan? Kira – kira seperti itulah salah satu resikonya. Jika sudah pulang ke rumah, lebih baik melakukan KMC yang sangat praktis, sederhana, nggak ribet, gratis, dan minim resiko.

KMC sangat ditunggu para bayi prematur. Karena KMC adalah kesempatan pertama bayi prematur untuk bertemu dan berada didekapan ibunya setelah beberapa hari dipisahakan di ruang NICU. KMC dilakukan setelah kondisi bayi benar-benar stabil dan dokter sudah memberikan ijin untuk bisa dilakukan KMC.

KMC merupakan alternatif pengganti inkubator dalam perawatan bayi prematur atau BBLR, dengan banyak kelebihan antara lain :

  1. Metode yang mudah, praktis, dan murah. Serta dapat dilakukan siapa saja selain ibu.
  2. Skin to skin ibu dan bayi. Merupakan cara yang palng efektif untuk memenuhi kebutuhan bayi yang paling mendasar yaitu adanya kontak kulit bayi ke kulit ibu , dimana tubuh ibu akan menjadi thermoregulator bagi bayinya, sehingga bayi mendapatkan kehangatan dari tubuh ibunya dan terhindar dari hipotermia. Karena bayi prematur rentan mengalami hipotermia (kedinginan). Dan juga dapat menurunkan suhu tubuh bayi saat bayi demam.
  3. KMC mempermudah pemberian ASI.
  4. Memberikan perlindungan dari infeksi, daya tahan tubuh yang lebih baik, memberikan stimulasi,keselamatan dan kasih sayang.
  5. Dapat menurunkan kejadian infeksi , penyakit berat, masalah menyusui.
  6. Mengurangi terjadinya post partum depression atau baby blues.
  7. Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. KMC juga berpengaruh dengan kenaikan berat badan bayi.
  8. Bayi tidur lebih nyenyak.
  9. Mengurangi angka kematian pada bayi prematur.

Banyak banget kan manfaat KMC ini, dibandingkan hanya menggunakan inkubator saja? Apalagi jika bayi sudah berada di rumah, lebih baik dilakukan KMC sesering mungkin daripada mengandalkan inkubator rumahan.

Berikut juga Saya Copas dari Facebook tentang manfaat KMC, yang ditulis oleh Mbak FAtimah Berliana Monika Purba (Konselor ASI)

Merawat bayi preterm/prematur bukan hanya sekedar menghangatkan badan bayi, bukan hanya sekedar “membesarkan bayi” tetapi banyak hal yang perlu diperhatikan seperti : Apakah ROP (Retinopathy of Prematurity) ? Ini banyak sekali kasus yang terlambat diketahui, diketahui ketika bayi sudah kehilangan penglihatannya. Kemudian bagaimana kondisi jantungnya yang diketahui melalui Echo jantung? Lalu sudahkah lakukan EEG? Sudahkan OAE (Otoacoustic Emissions) – tes pendengaran? Bagaimana fungsi parunya? Apakah masih perlu alat bantu napas? Nah jadi bukan “hanya” sekedar perlu inkubator.

Tahukah bahwa ada yang namanya KMC (Kangoroo Mother Care) / PMK (Perawatan Metoda Kangguru)? Ketika bayi dinyatakan stabil dan boleh keluar RS pun ketika di rumah tidak dimasukkan ke inkubator, tapi terus melanjutkan KMC/PMK. Bila belum tau apa itu PMK mari simak tulisan saya ini :

Perawatan Metoda Kangguru (PMK) / Kangaroo Mother Care (KMC) adalah perawatan untuk bayi preterm / prematur, bayi yang lahir dengan usia gestasi kurang dari 37 minggu dan BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) dengan cara bayi melakukan skin to skin contact / kontak kulit dengan kulit dengan Ibunya.
Nama kangguru dipilih untuk menggambarkan bahwa metoda PMK mirip dengan cara kangguru membawa anaknya (kantung di perut Ibu kangguru).

Pada tahun 1978, karena meningkatnya angka kematian bayi dan bayi yang sakit di sebuah NICU di Bogota, Kolombia, Dr. Edgar Rey Sanabria memperkenalkan metoda baru dalam merawat bayi BBLR dengan kondisi terbatasnya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. Rekomendasinya adalah Ibu melanjutkan kontak kulit dengan kulit dengan bayi untuk menjaga agar bayi tetap hangat dan memberikan ASI eksklusif sesuai kebutuhan bayi.

Dengan cara ini, kebutuhan akan inkubator dan tenaga kesehatan berkurang. Tubuh Ibu berfungsi sebagai thermoregulator (pengatur suhu tubuh) bagi bayi sehingga badan bayi tetap hangat dan dapat terhindar dari hipotermia (suhu tubuh dingin, di bawah 36,5 derajat Celsius). Hampir 2 dekade pelaksanaan dan penelitian mengenai PMK menyatakan bahwa PMK lebih dari sekedar alternatif pengganti inkubator – jadi bukan hanya bualan/omong kosong/janji surga semata. PMK adalah intervensi yang berdampak besar dan low cost + efisien yang telah terbukti menyelamatkan nyawa bayi preterm/premature &/ BBLR.

Secara spesifik manfaat PMK untuk Ibu dan bayi sbb:

Manfaat Perawatan Metoda Kangguru (PMK)

A. Untuk Ibu :

– Meningkatkan kedekatan (bonding) dan kasih sayang dengan bayi
– Meningkatkan produksi ASI
– Meningkatkan hingga 2 kali lipat kesuksesan menyusui dan lamanya menyusui
– Secara fisiologis tubuh Ibu terutama payudara Ibu merespon kebutuhan bayi akan kehangatan
– Meningkatkan kepercayaan diri, merasa mampu dan puas dalam merawat bayi
– Mengurangi stress (tertekannya hormon kortisol)
– Menghemat pengeluaran

B. Manfaat Untuk bayi preterm / prematur dan BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) :

– Suhu tubuh, detak jantung dan pernapasan normal
– ASI mudah didapat dan selalu tersedia, membantu memperkuat daya tahan tubuh bayi
– Kontak kulit dengan kulit memberikan rasa tenang, mengurangi stress bayi
– Mengurangi rasa sakit
– Membantu meningkatkan pertumbuhan bayi (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala)
– Meningkatkan kedekatan dan kasih sayang dengan Ibu
– Berkurangnya resiko akan infeksi nosokomial, penyakit berat – penyakit saluran pernapasan bawah
– Tidur lebih nyenyak
– Keluar RS lebih cepat
– Berkurangnya resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)
– Membantu perkembangan motorik bayi
– Salah satu cara menangani bayi kolik
– Perkembangan kognitif & motorik yang lebih baik

Alhamdulilah ternyata sudah ada penelitian2 Evidence Based mengenai: Perbandingan hasil PMK vs Inkubator :

1. Penelitian tingkat Meta analisis dari 3 RCT menunjukkan penurunan tingkat kematian bayi dengan BBL <2kg sebesar 51% bila mendapatkan PMK dibanding dengan perawatan konvensional inkubator.

2. Ruth Feldman & Arthur tahun 2002 membanding 73 bayi premature di NICU yang menerima PMK vs perawatan inkubator. Hasilnya para Ibu bayi premature yang melakukan PMK memiliki perasaan yang lebih tenang dan positif, terhindar dari depresi, sementara bayi menunjukkan respon positif yaitu lebih alert & berkurang keengganan untuk menatap.

3. Bayi yang melakukan PMK kenaikan Berat Badan per harinya LEBIH BAIK dibanding bayi yang dirawat konvensional (inkubator) : 23,99 gr vs 15,58 gr

4. Para Ibu yang melakukan PMK lebih besar kemungkinan untuk menyusui & mencapai keberhasilan menyusui

5. Perkembangan kognitif & motorik bayi2 yang mendapatkan PMK lebih baik dibandingkan bayi2 yang dirawat konvensional

6. PMK yang dilaksanakan selama bayi dirawat RS neurodevelopmentalnya lebih baik. Skor Mental Development Index & Psychomotor Development Index menggunakan Bayley Scales of Infant Development yang dinilai pada saat usia 6 bulan & 12 bulan hasilnya Lebih Tinggi dibanding bayi2 yang dirawat konvensional

2 cara PMK (Perawatan Metoda Kangguru) :

1. PMK Sesi pendek / PMK intermiten

PMK tidak dapat dijalankan sepanjang waktu karena kondisi kesehatan bayi yang tidak memungkinkan (bayi dirawat intensif di NICU). PMK dilakukan saat Ibu mendapat jadwal mengunjungi bayi. PMK dilakukan minimal satu jam per hari walau bayi masih diberikan alat-alat bantu jadi ya, bayi dengan kondisi ini memang banyak berada di inkubator.

2. PMK Kontinu

Bila kondisi bayi sudah stabil terutama bayi dapat bernapas sendiri (spontan) tanpa bantuan oksigen.

MasyaaAllah sambil saya mengumpulkan dan mempelajari berbagai penelitian mengenai PMK , makin saya bersyukur bahwa Allah sudah beri kemudahan jalan untuk merawat bayi2 yang ditakdirkan lahir lebih cepat dari perkiraan. Tiada lain tulisan saya ini untuk mengEdukasi, sayapun berharap pemerintah, terutama Kemenkes menaruh perhatian, melatih para tenaga kesehatan mengenai pelaksanaan PMK dan tentunya para orang tua tidak terus berhenti belajar.

Sumber :

1. KMC Saves Newborn : Maternal & Child Health Integrated Program USAID

2. KMC – No More Incubator Care : Muhammad Ali Jan, Department of Pediatrics Saidu Group of Teaching Hospitals

3. Kangaroo mother care’ to prevent neonatal deaths due to preterm birth complications : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20348117

4. [Kangaroo Mother Care and conventional care: a review of literature]. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21843431

5. Effect of Kangaroo Mother Care on Vital Physiological Parameters of The Low Birth Weight Newborn http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4215507/

6. Kangaroo care for the preterm infant and family : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3287094/

7. Incubation and Kangaroo Mother Care : https://www.eemec.med.ed.ac.uk/wiki/wikinode.asp…

8. Kangaroo Mother Care in reducing pain in preterm neonates on heel prick. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22544676

9. Effect of Early Skin-to-Skin Contact on Mother-Preterm Infant Interaction Through 18 Months: Randomized Controlled Trial http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2818078/

Selengkapnya di wall saya :

https://mobile.facebook.com/photo.php?fbid=10207749558682826&id=1409280466&set=a.1070999501093.13218.1409280466&source=43

F.B. Monika
La Leche League (LLL) International Leader
Konselor Menyusui & MPASI

Dan Berikut ini juga bisa dibaca penjelasan mengenai KMC di web resmi IDAI :

IDAI – PMK (perawatan metode kanguru)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *